This site requires JavaScript. This message will only be visible if you have it disabled.

HMP PBA STIQ Rakha Amuntai Gelar Daurah Nahwu Mutqin Marhalah ke-3 Selama Ramadan

Amuntai, 10 Maret 2026 — Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur’an Rasyidiyah Khalidiyah Amuntai kembali menggelar kegiatan akademik berupa Daurah Nahwu Mutqin Marhalah ke-3 At-Tarkiz yang dilaksanakan selama bulan Ramadan. Kegiatan ini merupakan program penguatan kemampuan bahasa Arab bagi mahasiswa, santri, dan guru pesantren.

Program dauroh tersebut berlangsung selama 20 hari sejak awal Ramadan dan diikuti oleh 16 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari siswa Madrasah Aliyah, mahasiswa, hingga guru dari beberapa pondok pesantren.

Pelatihan ini dibimbing langsung oleh Ustaz Muhammad Aminuddin, S.Pd, penulis kitab At-Tarkiz sekaligus alumni STIQ Rakha Amuntai. Saat ini beliau juga tengah melanjutkan studi Magister Akhlak Tasawuf di UIN Antasari Banjarmasin.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pembelajaran intensif mengenai ilmu nahwu menggunakan kitab At-Tarkiz. Materi yang disampaikan mencakup penguatan pemahaman kaidah tata bahasa Arab, latihan analisis struktur kalimat, serta praktik membaca teks berbahasa Arab.

Kegiatan penutupan daurah dilaksanakan pada Selasa, 10 Maret 2026 pukul 17.00 WITA bertempat di Lantai 3 STIQ Rakha Amuntai. Acara tersebut dihadiri oleh Ketua STIQ Rakha Amuntai Dr. KH. Abd. Hasib Salim, M.AP, Wakil Ketua I Bidang Akademik Dr. H. Muh. Haris Zubaidillah, SQ., M.Pd, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa Arab M. Ahim Sulthan Nuruddaroini, M.Pd, serta seluruh peserta kegiatan.

Dalam sambutannya, Ketua STIQ Rakha Amuntai menegaskan bahwa mempelajari bahasa Arab merupakan hal yang sangat penting bagi umat Islam. Menurut beliau, bahasa Arab memiliki kedudukan istimewa karena menjadi bahasa yang digunakan dalam Al-Qur’an.

“Mempelajari bahasa Arab merupakan suatu keharusan bagi umat Islam, karena Al-Qur’an sendiri diturunkan menggunakan bahasa Arab. Oleh karena itu, penguasaan bahasa Arab menjadi kunci untuk memahami ajaran Islam secara lebih mendalam,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, HMP PBA STIQ Rakha Amuntai berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kompetensi bahasa Arab, khususnya dalam penguasaan ilmu nahwu sebagai dasar penting dalam memahami literatur keislaman berbahasa Arab.

Kegiatan dauroh ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen STIQ Rakha Amuntai dalam mengembangkan tradisi akademik dan memperkuat kemampuan bahasa Arab di kalangan mahasiswa dan masyarakat pesantren. (AH)